250 Murid Mendapatkan Layanan Kesehatan Gigi Gratis, Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Kristen Maranatha Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung
October 9, 2026

Humas

Sebanyak 250 murid dari SD Muhammadiyah Temanggung dan SMA Muhammadiyah 1 Temanggung mendapatkan pelayanan kesehatan gigi gratis dalam kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut bertajuk “Satu Senyum, Sejuta Manfaat untuk Temanggung Sehat”, pada Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di lingkungan SMA Muhammadiyah 1 Temanggung ini menjadi wujud nyata kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kesadaran kesehatan gigi dan mulut masyarakat, khususnya anak usia sekolah.

Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Kristen Maranatha di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung dibuka oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung

Bakti Sosial dalam rangka pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kolaborasi Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Universitas Kristen Maranatha. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, kedua perguruan tinggi berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan gigi yang mudah dijangkau sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh murid SD Muhammadiyah Temanggung, tetapi juga melibatkan seluruh warga SMA Muhammadiyah 1 Temanggung yang memiliki keluhan kesehatan gigi dan membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan. Murid, guru, serta warga sekolah lainnya mendapatkan kesempatan untuk memanfaatkan pelayanan yang disediakan oleh tim tenaga kesehatan dan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi.

Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan awal atau screening kesehatan gigi dan mulut, penambalan gigi bagi pasien yang membutuhkan, serta scaling untuk membantu membersihkan karang gigi sesuai indikasi dan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan. Selain mendapatkan tindakan medis, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai kondisi kesehatan gigi mereka dan pentingnya melakukan perawatan secara berkala.

Pemeriksaan Gigi pada Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung oleh Dokter Gigi dan Co-ass Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Universitas Kristen Maranatha

Kehadiran tim medis dan mahasiswa di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu warga sekolah mengenali permasalahan kesehatan gigi lebih awal. Dengan demikian, keluhan yang selama ini belum mendapatkan penanganan dapat diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Kolaborasi UNIMUS dan Universitas Kristen Maranatha untuk Temanggung Sehat

Bakti sosial kesehatan gigi ini melibatkan dokter gigi dari Rumah Sakit UNIMUS serta mahasiswa program sarjana dan profesi atau koas dari kedua universitas. Mereka bekerja sama memberikan pelayanan kepada peserta, mulai dari pemeriksaan kondisi gigi dan mulut hingga tindakan yang diperlukan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan diterapkan secara langsung melalui kegiatan pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Temanggung bersama Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UNIMUS, Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UNIMUS, Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA, menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki beberapa tujuan penting. Di antaranya adalah mengimplementasikan ilmu klinis mahasiswa, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut, serta menurunkan risiko permasalahan gigi pada anak melalui deteksi dini.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan profesional sekaligus menumbuhkan empati sosial. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai penanganan masalah kesehatan gigi secara klinis, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat dan pentingnya memberikan pelayanan yang bermanfaat.

Pelayanan kesehatan gigi di lingkungan sekolah juga menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran bahwa kesehatan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pemeriksaan sejak usia sekolah memungkinkan berbagai permasalahan gigi dikenali lebih awal sehingga penanganan yang sesuai dapat dilakukan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha periode 2025–2030, Prof. Dr. drg. Vinna Kurniawati Sugiaman, M.Kes., PBO. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kolaborasi antara kedua perguruan tinggi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Temanggung. Beliau menyampaikan bahwa sebanyak 14 mahasiswa program profesi diterjunkan ke Temanggung untuk mengabdikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat terus dikembangkan melalui program-program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Murid Kelas XII

Selain memberikan pelayanan pemeriksaan dan tindakan kesehatan gigi, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan gigi dan mulut yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi UNIMUS bagi murid kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Temanggung. Sesi edukasi ini menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan karena kesehatan gigi tidak cukup dijaga melalui pengobatan ketika keluhan muncul. Murid juga perlu memahami cara merawat gigi dengan benar, mengenali faktor risiko kerusakan gigi, serta membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Murid Kelas XII

Melalui penyampaian materi oleh tim FKG UNIMUS, murid kelas XII mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, melakukan pemeriksaan secara berkala, serta tidak mengabaikan keluhan yang muncul pada gigi maupun gusi. Edukasi kesehatan gigi dan mulut juga menjadi kesempatan bagi murid untuk berinteraksi langsung dengan tenaga kesehatan dan mahasiswa kedokteran gigi. Murid dapat memperoleh informasi yang lebih tepat mengenai perawatan gigi sekaligus mengenal peran profesi dokter gigi dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Bagi murid kelas XII yang sedang mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, kegiatan ini juga dapat menjadi pengalaman untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi, khususnya bidang kedokteran dan kesehatan gigi. Kepala SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, Eni Nur Rofia’ah, S.Pd., M.M berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi kesehatan warga sekolah sekaligus menjadi inspirasi bagi murid untuk semakin bersemangat dalam belajar dan meraih cita-cita. Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan murid dengan tenaga kesehatan dan mahasiswa perguruan tinggi memberikan pengalaman belajar yang berharga. Murid dapat memperoleh pengetahuan secara langsung, memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, serta mendapatkan gambaran mengenai beragam pilihan pendidikan dan profesi pada masa depan.

Dalam rangkaian edukasi, murid juga diperkenalkan dengan kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kebiasaan tersebut perlu dilakukan secara konsisten agar menjadi bagian dari pola hidup bersih dan sehat.

Pertama, menyikat gigi dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam, menggunakan pasta gigi berfluoride. Menyikat gigi dengan teknik yang benar membantu membersihkan plak dan melindungi gigi dari risiko kerusakan.

Kedua, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis. Permen, cokelat, kue manis, serta minuman dengan kandungan gula tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu sering karena gula dapat dimanfaatkan bakteri di dalam mulut untuk menghasilkan asam yang merusak lapisan gigi.

Ketiga, membiasakan minum air putih. Air putih membantu membersihkan sisa makanan dan menjaga kelembapan rongga mulut. Kebiasaan ini juga mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Keempat, melakukan pemeriksaan gigi secara berkala, idealnya setiap enam bulan atau sesuai anjuran dokter gigi. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi permasalahan gigi dan mulut lebih awal, bahkan ketika belum menimbulkan keluhan yang berarti.

Melalui edukasi tersebut, murid diharapkan tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.

Apresiasi atas Sinergi Perguruan Tinggi dan Sekolah

Pelaksanaan bakti sosial ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Temanggung, drg. Fuad Fatkhuroji, Wakil Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Temanggung, Kabul Mujoko, M.Pd serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dan kepala puskesmas setempat.

Jajaran Tamu Undangan pada Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara institusi pendidikan, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Wakil Majelis Dikdasmen PNF PDM Temanggung, Kabul Murjoko, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung kepada murid dan warga sekolah. Menurutnya, pelayanan berupa edukasi, pemeriksaan, dan tindakan kesehatan gigi merupakan bentuk pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Beliau berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak program positif yang memberikan dampak nyata bagi murid, guru, dan masyarakat.

Sinergi tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkemajuan. Sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat berlangsungnya pembelajaran akademik, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran kesehatan, kepedulian sosial, serta kebiasaan hidup yang lebih baik.

Kreativitas Murid Warnai Kegiatan Bakti Sosial

Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan seni dari murid SMA Muhammadiyah 1 Temanggung dalam acara seremonial pembukaan. Paduan suara, tari tradisional Kendhit Sinaggit, dance oleh PMR Wira Muhita, serta penampilan musik calung yang membawakan lagu Jogja Istimewa berhasil menghibur para tamu undangan, tenaga kesehatan, mahasiswa, guru, dan murid yang hadir. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa murid SMA Muhammadiyah 1 Temanggung memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga seni, budaya, dan kreativitas.Kegiatan ini pun menjadi ruang pertemuan yang hangat antara dunia pendidikan, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat. Pelayanan kesehatan yang menjadi tujuan utama kegiatan berpadu dengan suasana kebersamaan dan apresiasi terhadap potensi murid.

Penampilan Tim Calung Muihita Warnai Kegiatan Bakti Sosial

Mewujudkan Generasi Sehat, Unggul, dan Berkemajuan

Pengabdian masyarakat ini contoh bahwa kolaborasi dalam dunia pendidikan dapat menghadirkan manfaat yang melampaui ruang kelas. Melalui pelayanan langsung, edukasi kesehatan, dan interaksi dengan tenaga profesional, murid mendapatkan pengalaman belajar yang menyeluruh.

Bagi SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, kegiatan ini mendukung pembentukan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga kesadaran untuk menjaga kesehatan diri, kepedulian terhadap lingkungan sosial, serta semangat untuk terus mengembangkan potensi. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, SD Muhammadiyah Temanggung, UNIMUS, Universitas Kristen Maranatha, dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Temanggung. Dengan adanya pemeriksaan, tindakan kesehatan gigi, dan edukasi yang diberikan, seluruh peserta diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut serta menjadikan pemeriksaan rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut oleh Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Kristen Maranatha
di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung

SMA Muhammadiyah 1 Temanggung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Kristen Maranatha Bandung, seluruh tenaga kesehatan, mahasiswa, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dan menghadirkan lebih banyak program bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat. Dokumentasi kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut oleh Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Kristen Maranatha di SMA Muhammadiyah 1 Temanggung dapat diakses pada https://www.instagram.com/reel/DeRXC3JT0QV/?dlrf=MXB4cmN4a3hrOGY1bA==